Lebih Baik Jaga Jarak daripada Sekarat

Lebih Baik Jaga Jarak daripada Sekarat

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, setiap empat hari terjadi minimal satu kali tabrakan beruntun di jalan tol. Hal ini disebabkan minimnya rambu jaga jarak, ketidak-pedulian pengemudi, dan ketiadaan perangkat pengukur jarak. Inovasi ini menawarkan cara menandai jarak aman antar kendaraan berupa stiker yang ditempel di belakang kendaraan.

KLIK di sini untuk melihat detilnya di BIC - Inovasi Indonesia Database