Virtual Singapore (2): Kemampuan, Manfaat dan Tantangannya

Virtual Singapore (2): Kemampuan, Manfaat dan Tantangannya

Bagian pertama dari artikel ini telah memberikan deskripsi mengenai Virtual Singapore secara umum, bagaimana cara kerjanya, fitur-fitur apa saja yang ada di dalamnya, mana yang bisa dilihat secara detil ataupun secara luas, serta kaitannya dengan perencanaan kota/negara. Bagian 2 ini akan memberikan gambaran mengenai kemampuan yang dimilikinya, manfaatnya bagi berbagai pihak, serta tantangan yang dihadapi oleh para pengembang aplikasi ini.

KEMAMPUAN

Menurut Singapore National Research Foundation (NRF), Virtual Singapore memiliki empat kemampuan utama, yakni:

Eksperimen Virtual - Virtual Singapore merupakan sebuah eksperimen virtual dan alat simulasi; misalnya, untuk memeriksa area jangkauan jaringan 3G / 4G, dengan memberikan gambaran tentang area yang cakupan jaringannya buruk dan area yang dapat diperbaiki jaringannya. Semua itu divisualisasikan secara realistis dalam model 3D.

Virtual Test-Bedding - Virtual Singapore dapat digunakan sebagai platform ujicoba untuk memastikan ketersediaan layanan. Sebagai contoh: sebuah fasilitas olahraga baru yang divisualisasikan secara 3 dimensi dalam Virtual Singapore lengkap dengan data dan pengolahan informasi semantik (semantic information processing) dapat digunakan untuk memperagakan dan mensimulasikan pemecahan keramaian untuk merumuskan prosedur evakuasi dalam keadaan darurat.

Perencanaan dan Pengambilan Keputusan - Dengan kekayaan data yang dimilikinya, Virtual Singapore merupakan platform yang terpadu dan menyeluruh untuk mengembangkan aplikasi analisis. Misalnya: dari data dasar mengenai transportasi, jumlah pemakai jalan, dan data sejenis yang dimiliki oleh Virtual Singapore, dapat dikembangkan sebuah aplikasi untuk menganalisis arus transportasi dan pola pergerakan pejalan kaki. Hasil dari aplikasi ini akan dapat digunakan untuk melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan.

Penelitian dan Pengembangan – Jika kalangan riset/peneliti diberi hak untuk mengakses data di Virtual Singapore sesuai kebutuhan mereka, mereka akan mendapat peluang untuk berinovasi dan mengembangkan teknologi atau kemampuan baru. Model kota 3D dengan data dan pengolahan informasi semantik yang dimiliki Virtual Singapore merupakan modal bagi para peneliti untuk mengembangkan alat yang lebih canggih di masa depan.

Keempat kemampuan di atas memang merepresentasikan sudut pandang kalangan pemerintahan, bisnis, dan pendidikan/penelitian dalam kaitannya dengan kepentingan umum serta hajat hidup orang banyak/masyarakat. Meskipun demikian, sebagai sebuah platform kolaboratif, masyarakat Singapura juga dapat merasakan manfaat dari Virtual Singapore, baik sebagai penerima manfaat dari kegiatan yang awalnya diinisiasi oleh pihak lain, menggunakan data yang ada untuk memperbaiki kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka secara kolaboratif, maupun memanfaatkan data di Virtual Singapore secara langsung untuk kebutuhan pribadi mereka sehari-hari.

MANFAAT

Salah satu contoh manfaat yang berasal dari inisiatif pihak lain adalah pemanfaataan Virtual Singapore untuk memetakan penggunaan solar panel di distrik Yuhua, sebuah kawasan perumahan lama yang telah diproyeksikan oleh pemerintah setempat untuk direnovasi menjadi kawasan yang berwawasan lingkungan. 

Ronnie Lee, Deputi Direktur Singapore’s Geospatial Specialist Office menceritakan: “Kami melakukan survey ke distrik Yuhua, meninjau penggunaan panel surya di kawasan tersebut, lalu menggambarkan gambar panel surya itu ke dalam Virtual Singapore. Setelah itu, kami mendapatkan data mengenai energi listrik yang terpakai di distrik tersebut dari pihak berwenang setempat.

"Dengan demikian, kami dapat menunjukkan berapa banyak energi yang dihasilkan oleh panel surya setiap hari, minggu, atau bulan; serta dapat menunjukkan berapa energi yang dibutuhkan secara umum dan berapa penghematan yang bisa diperoleh dengan menggunakan energi listrik dari panel surya." lanjutnya. Hal ini diharapkan akan mendorong masyarakat untuk mulai memikirkan penggunaan panel surya sebagai sumber energi yang lebih ‘hijau’ demi mendukung upaya pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan secara global.

Masyarakat dapat memanfaatkan data di Virtual Singapore untuk memperbaiki kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka secara kolaboratif, seperti: berkoordinasi dengan para penghuni perumahan atau apartemen dalam memilih warna cat untuk blok yang mereka tinggali, memilih dan menentukan penempatan fasilitas baru seperti lapangan basket, taman dan ruang serbaguna, hingga merencanakan sistem keamanan lingkungan.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Virtual Singapore secara langsung untuk kebutuhan pribadi mereka sehari-hari, seperti: mencari letak pemberhentian bus, letak klinik dan fasilitas umum lainnya, mendapatkan denah lantai dalam pusat perbelanjaan, hingga merencanakan rute untuk penyandang difabilitas. Informasi yang ada di Virtual Singapore juga bisa dihubungkan dengan perangkat tambahan seperti perangkat pelacak untuk mencari anggota keluarga lansia yang menderita demensia dan hilang di perjalanan, hingga menemukan hewan peliharaan yang hilang. 

TANTANGAN

Sejauh ini, tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh para pengembang Virtual Singapore adalah dalam menentukan tingkat detail yang harus diakomodasi ketika melakukan rendering gambar 3D.

“Kami ingin membuat Virtual Singapore bisa diakses melalui web browser internet, sehingga masyarakat bisa mengaksesnya; namun web browser memiliki banyak keterbatasan. Kami sebenarnya mampu menyajikan gambar detil untuk setiap pohon, tiang lampu, hingga pintu dan jendela, akan tetapi, semakin detil gambar yang kami buat, akan semakin tinggi pula biaya pembuatannya, dan semakin sulit juga maintenance datanya. Dengan demikian, kami harus benar-benar mempertimbangkan detil gambar mana saja yang harus kami tampilkan, dan mana yang tidak perlu.”

Mari kita tunggu seperti apa wujud Virtual Singapore setelah benar-benar jadi dan sempurna; semoga benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti yang dicita-citakan.

--

(bagian 2 dari 2 tulisan | dirangkum dari berbagai sumber: Wired, Dassault Systemes, Business Insider, AEC Magazine, Enterprise Innovation, dan GovTech)

Comments (0)

There are no comments posted here yet

Leave your comments

Posting comment as a guest. Sign up or login to your account.
Attachments (0 / 3)
Share Your Location